
Para peneliti di Universitas Georgia (UGA) telah menemukan bahwa bakteri pembawa penyakit, seperti Salmonella bisa bertahan setidaknya enam bulan dalam makanan.
Hal ini dikemukakan oleh Larry Beuchat, Professor pertanian di UGA dalam sebuah studi tentang berapa lama bakteri berbahaya bisa bertahan di makanan, seperti diwartakan Science Daily, Minggu (3/1/2016).
"Ada peningkatan kasus wabah penyakit yang dihubungkan dengan konsumsi makanan kering yang telah terkontaminasi. Kita tidak mengharapkan Salmonella tumbuh di lingkungan yang sangat kering," Ucap Larry.
Dalam penelitian, mereka menggunakan Salmonella yang telah diisolasi dan menyuntikan bakteri tersebut ke kue kering dan memasukannya ke lemari pendingin.
Hasilnya sangat menyeramkan, bakteri tersebut dapat bertahan lebih lama dari yang mereka perkirakan sebagai batas aman.
Ke depannya, para peneliti berharap untuk menyadarkan masyarakat akan pentingnya kebersihan untuk mencegah keracunan makanan yang diakibatkan bakteri ini.
Sum: Berita teknologi.

Posting Komentar